Cara Budidaya Semangka dengan Hasil Panen Melimpah

Posted on

Artikel kali ini akan membahas mengenai cara praktis budidaya semangka untuk mendapatkan hasil panen yang melimpah. Buah dengan bentuk bulat dan lonjong ini sangat digemari oleh masyarakat karena rasanya yang manis dan memiliki banyak kandungan air yang segar sehingga mampu menghilangkan rasa haus dan dahaga. Oleh sebab itu, banyak orang yang menjadikan buah ini sebagai campuran dari es buah yang biasanya dihidangkan pada saat bulan puasa sebagai takjil.

Budidaya Semangka

Banyak masyrakat yang menggemari buah ini dapat anda jadikan sebagai peluang usaha bisnis yang dapat anda coba. Anda dapat membudidayakan tanaman semangka agar memperoleh keuntungan yang tinggi. cara menanam semangka juga tidak terlalu sulit. Anda hanya perlu merawat tanaman semangka ini dengan baik agar menghasilkan panen yang maksimal.

Langkah Praktis Menanam dan Budidaya Semangka

Untuk mendapatkan hasil panen yang melimpah dan maksimal anda harus tahu cara menanam dan membudidayakan tanaman semangka yang baik dan benar. Dengan hasil panen yang melimpah anda akan mendapatkan keuntungan yang besar pula. Oleh karena itu, untuk mengetahui cara menanam dan membudidayakan semangka, anda dapat mengikuti langkah-langkah yang akan dijelaskan berikut ini.

Syarat Tumbuh Tanaman Semangka

Tanaman akan tumbuh dengan baik jika lokasi yang anda pilih dapat memenuhi syarat sebagai berikut ini:

  • Iklim Lokasi
  • Tanaman semangka akan tumbuh pada lingkungan yang memiliki curah hujan yang berikisar antara 40 – 50 mm per bulannya.
  • Buah semangka kan berkembang dengan baik apabila ditanam didaerah yang memiliki suhu pada siang hari kira-kira 25 derajat celcius.
  • Budidayakan semangka di lokasi yang memiliki daerah yang kering dan cenderung sedikit adanya uap air.

Dengan kriteria lokasi seperti diatas akan membantu anda untuk memaksimalkan hasil panen dari budidaya tanaman semangka yang anda lakukan

Kondisi Lahan

  • Pilih lokasi lahan yang tidak memiliki naungan atau lahan terbuka karena sinar matahari sangat dibutuhkan oleh tanaman semangka pada proses pertumbuhannya. Kurangnya matahari akan menghambar pertumbuhan tanaman semangka. Selain itu kurangnya suplay sinar matahari akan membuat masa pemanenan menjadi terhambat karena semangka membutuhkan waktu yang lama dalam proses pematangannya.

Kondisi Tanah 

  • Kondisi tanah yang cocok untuk membudidayakan tanaman semangka adalah lokasi lahan yang memiliki tanah yang gembur yaitu tanah yang memiliki unsur hara yang tinggi dengan PH 6-6,7. Jika kondisi tanah belum memiliki kriteria tersebut anda dapat melakukan proses pengapuran hingga PH tanah sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Kondisi tanah juga akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman semangka, karena tanaman semangka dengan buah yang manis membutuhkan nutri yang banyak dan hanya dapat diperoleh dari tanah yang memiliki unsur hara dan PH yang sesuai.

Cara Pengolahan Lahan Tanam Budidaya Semangka

Setelah anda menemukan lokasi dan lahan yang tepat untuk dijadikan tempat budidaya semangka. Langkah selanjutnya adalah mengolah lahan agar dapat dijadikan tempat yang baik dan tepat dalam proses penanaman bibit semangka yang akan dilakukan selanjutnya. Adapun cara pengolahan lahan tanam budidaya semangka adalah sebagai berikut:

Membersihkan Lahan

  • Sebelum anda melakukan pemindahan bibit semangka dilahan sebaiknya anda membersihkan lahan tersebut agar bebas dari hama dan tanaman pengganggu seperti gulma, batu-batuan dan tanaman liar lainnya yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman semangka.

Membuat tempat aliran air

  • Setelah membersihkan lahan, anda dapat membuat bedengan agar air yang ada didalam tanah mudah untuk dialirkan. Hal ini perlu untuk anda lakukan karena tanaman semangka tidak terlalu menyukai lahan yang basah sehingga anda perlu menjaga lahan agar tetap kering supaya tanaman semangka tumbuh dengan maksimal.

Pemupukan

  • Berbeda dengan tanaman lainnya, untuk mendapatkan hasil panen yang maksimala anda harus menambahkan unsur hara pada tanah dengan melakukan pemupukan. Pemupukan dapat anda lakukan dengan cara menambahkan pupuk organik atau pupuk kandang sebelum anda melakukan penanaman bibit semangka. Namun, jika anda merasa kandungan unsur hara pada lahan sudah cukup anda dapat melanjutkannya pada proses pananaman tanpa harus melakukan pemupukan. Berikut ini cara pemupukan yang dapat anda lakukan:
  • Buatlah lubahng tanam pada bendengan yang sudah dibuat sebelumnya dengan ukura 30 x 30 x 30 cm dengan kedalaman lubang tanah sekitar 8 – 10 cm. Buatlah lubang tanam seminggu sebelum anda melakukan proses penanaman
  • Setelah membuat lubang anda dapat menambahkan pupuk dengan komposisi sebanyak 4 Kilogram, Pupuk ZK sebanyak 20 gr, pupuk ZA sebanyak 15 gr, dan pupuk DS sebanyak 28 gr. Hal ini perlu anda lakukan agar tanaman semangka dapat tumbuh dengan baik.

Persiapan Benih atau Bibit Semangka

Untuk mendapatkan bibit yang unggul dan baik anda dapat melakukan beberapa tips berikut ini:

Pilih bibit yang bagus dan unggul

  • Untuk menghasilkan tanaman dan hasil yang bagus dan berkualitas, anda harus menggunakan bibit yang bagus pula. Bibit semangka yang terkenal memiliki kualitas yang bagus untuk dibudidayakan adalh jenis bibit semangka hibrida impor. Ada dua jenis bibit semangka yang dapat anda pilih yaitu:

Bibit semangka triploid

  • Bibit semangka jenis ini memiliki cangkang biji semangka yang cukup keras sehingga perlu dilakukan perenggangan pada cangkangknya

Bibit Semangka Haploid

  • Bibit semangka haploid dapat dikatakan mudah untuk dibudidayakan karena cangkang bijinya tidak sekeras bibit triploid

Proses Perendaman Bibit Semangka

  • Bila anda sudah memiliki jenis bibit yang akan digunakan, langkah selanjutnya adalah melakukan proses perendaman pada biji semangka yang dapat anda lakukan dengan cara berikut ini:
  • Setelah biji direnggangkan rendam dengan menggunakan air yang sudah dicampur dengan air hangat, hormon tumbuh, fungsida, dan bakterisida.
  • Rendam biji dan diamkan selama 30 menit, lalu angkat dan tiriskan hingga kering.
  • Biji semangka siap untuk dijadikan kecambah dan ditanam.
  • Semaikan bibit dan pindahkan ke lahan tanam setelah bibit berusia 4 minggu.

Cara Menanam Bibit Semangka

Setelah bibit disemaikan pada usia 4 minggu maka langkah selanjutnya dalah melakukan pemindahan bibit tanaman semangka ke lahan tanam yang sudah disiapkan sebelumnya. Sebelum anda memindahkan bibit tanaman ke lahan, sebaiknya anda menyiram lahan dengan menggunakan air hingga meresap ke dalam tanah agar tanah menjadi gembur dan tetap terjaga kelembabannya. Setelah itu, anda dapat menanamkan bibit semangka ke lubang yang sudah disiapkan dan tutup kembali lubang dengan tanah tipis hingga ujung pangkal bibit semangka.

Pemeliharaan Tanaman Semangka

Untuk mendapatkan hasil panen semangka yang memilki kualitas dan kuantitas yang baik anda harus rajin dan secara rutin merawat tanaman semangka. Proses pemeliharaan tanaman semangka yang sudah anda tanam dapat dilakukan dengan cara berikut ini:

Penyiraman Rutin

Lakukan penyiraman secara rutin setiap harinya, penyiraman yang baik dapat anda lakukan ketika pagi dan sore hari terutama pada saat musim kemarau agar lahan tanam semangka tetap terjaga kelembabannya dan tanaman bisa tumbuh dengan maksimal

Penyiangan

Selain melakukan penyiraman, anda juga harus melakukan penyiangan untuk membersihkan lahan dari tanaman parasit sepeti gulma dan rumput penggangu yang dapat mengambil kandungan unsur hara yang sangat dibutuhkan tanaman semangka.

Pemupukan kembali

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi lahan tanam, anda perlu melakukan pemupukan kembali dengan memberikan pupuk dengan jenis dan dosis tertentu. Anda dapat memberikan pupuk NPK atau pupuk kandang yang sudah difermentasikan. Caranya cukup mudah, sebarkan pupuk tersebut pada lahan yang ada disekitar tanaman semangka dengan jarak lebih dari 10 cm dari lubang tanam

Proses Panen Semangka

Anda dapat memanen buah semangka ketika buah semangka memiliki ciri daun bua sudah mulai layu dan apabila buah semangka dipukul akan berbunyi puk (suara berat). Buah semangka memiliki masa panen yang berbeda-beda disetiap daerah karena tergantung pada cuaca dan iklim suatu daerah tersebut. Anda dapat menggunakan gunting atau pisau untuk memotong bagian tangkai yakni sekitar 3 – 5 cm dari pangkal buah semangka yang siap panen.

Itulah langkah-langkah praktis yang dapat anda lakukan untuk melakukan budidaya semangka dengan hasil panen yang melimpah. Selamat mencoba dan semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *