Cara Mudah Budidaya Merica agar Untung Besar

Posted on

Merica atau biasa disebut lada merupakan salah satu jenis rempah-rempah yang biasa dijadikan sebagai bumbu dapur. Merica termasuk kedalam biji-bijian yang bermanfaat untuk bumbu masak dan bermanfaat juga untuk kesehatan salah satunya yaitu sebagai penghangat tubuh yang dibutuhkan oleh masyarakat di seluruh dunia sejak zaman dahulu. Indonesia merupakan salah satu negara penghasil rempah-rempah yang melimpah dan banyak jenisnya, hal inilah yang menarik perhatian bangsa eropa untuk datang ke Indonesia yang bertujuan untuk menjajah dan merampas hak petani rempah-rempah yang ada di Indonesia.

Budidaya Merica

Cara menanam merica tidaklah sulit karena merica mudah untuk tumbuh di seluruh wilayah dan daerah tropis yang ada di Indonesia. pada saat ini budidaya merica yang dilakukan oleh petani Indonesia bahkan sudah dianggap sebagai bagian dari komoditi ekspor Indonesia. merica atau lada sudah dikenal di seluruh Indonesia dengan komoditi dengan kualitas terbaik. Untuk anda yang tertarik dengan peluang usaha dengan melakukan budidaya merica ataupun bagi anda yang ingin menanamnya sendiri dirumah, artikel ini akan memberikan informasi mengenai cara mudah menanam dan budidaya merica sebagai andalan ekspor Indonesia.

Tips Budidaya Merica Agar Cepat Tumbuh

  • Merica akan mengalami pertumbuhan yang cepat dan baik jika berada pada lokasi lahan yang memiliki curah hujan antara 2.500 – 3.000 mm tiap tahunnya.
  • Mendapatkan sinar matahari yang cukup yaitu sekitar 10 jam tiap harinya dengan suhu udara 20 hingga 34 derajat celcius
  • Lokasi lahan harus memiliki tanah yang subur dengan PH 5 – 7, dan berada pada ketinggian antara 300 sampai dengan 1.500 mdpl (meter diatas permukaan laut) merupakan lokasi yang tepat untuk cara menanam merica.
  • Jenis tanah yang baik untuk membudidayakan merica adalah jenis tanah utisol, podsolik, lateritic, dan latosol.

Cara mempersiapkan tanah untuk menanam bibit merica adalah sebagai berikut:

  • Olah tanah agar gembur dengan cara mencangkul dan membajak tanah, setelah itu taburkan pupuk kandang serta kompos biarkan selama 2 hingga 3 minggu.
  • Buatlah gundukan tanah setinggi 0,5 meter dengan bentuk memanjang sepanjang lahan
  • Buat parit pengairan dengan membuat jarak antar gundukan tanah sekitar 1,5 hingga 2 meter
  • Sesuaikan jumlah gundukan tanak dengan luas lahan, normalnya 1 hektar lahan bisa ditanami 4.500 bibit dengan jarak tanam sekitar 2 meter.
  • Bila anda menggunakan media tanam seperti polybag sebanyak 750 polybag anda dapat menyediakan laha 100 meter.
  • Lada perdu biasanya menghasilkan 200 gram biji lada pada umur 2 tahun dan menghasilkan 500 gram pada umur 5 tahun setiap tahunnya.

Cara Memilih dan Melakukan Pembibitan Merica

Hal pertama dalam melakukan budidaya merica setelah anda menemukan lokasi dan tempat budidaya merica yang tepat adalah menentukan bibit unggul agar tanaman merica yang dapat menghasilkan panen yang maksimal. Bibit yang unggul memiliki ciri-ciri bibit merica yang unggul antara lain:

  • Bibit berasal dari pohon induk yang tidak berhama , sehat dan bebas penyakit.
  • Carilah bibit merica yang berasal dari pohon induk yang sudah memiliki umur sekitar 10 bulan sampai dengan 3 tahun
  • Bibit merica merupakan bibit murni dan bukan hasil persilangan/turunan
  • Pada saat membeli bibit usahakan anda membeli bibit di kebun bibit berkualitas dan terpercaya.

Setelah anda memperoleh bibit yang unggul anda juga harus menyortir kembali bibit merica untuk kedua kalinya untuk memastikan untuk memastikan tidak ada bibit yang rusak atau mati setelah itu barulah bibit merica dapat ditanam untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Tata Cara Penanaman Budidaya Merica

Setelah anda sudah menyiapkan lahan dan pemilihan bibit unggul merica, selanjutnya adalah proses penanaman bibit merica untuk dibudidayakan. Adapun langkah-langkah dalam penanaman merica pada lahan yang sudah disediakan adalah sebagai berikut:

  • Cara menanam merica dapat anda lakukan dengan sistem monokultur maupun tumpangsari dengan jarak antar bibit tanaman adalah 2 x 2 meter
  • Buat lubang tanam berbentuk limas dengan kedalaman 50 cm dengan ukuran 40 x 15 cm serta ukuran diatas lubang sekitar 40 x 35 cm
  • Diamkan lubang tanam selama 2 minggu sebelum mulai penanaman
  • Anda dapat melakukan penanaman di awal musim penghujan yang dapat anda lakukan pada pagi atau sore hari. Hal ini dilakukan untuk menghindari terik matahari mengenai bibit merica yang akan baru ditanam sehingga dapat memaksimalkan pertumbuhan tanaman merica yang anda budidayakan.
  • Setelah bibit ditanam, selanjutnya adalah taburkan pupuk kompos dengan takaran atau dosis sekitar 100 gram tiap tanaman kemudian siram dengan menggunakan air secukupnya.

Cara Pemeliharaan Tanaman Merica

Pembuatan Sulur

 

  • Anda dapat membuatkan atap di atas tanaman merica baik dari bahan bambu atau kayu sebagai media untuk merambat yang nantinya dapat anda ikatkan pada tali dari atas dan dijulurkan ke bawah sampai mengenai tanaman. Hal ini dilakukan untuk membuat tanaman merica tumbuh dengan teratur karena tanaman merica merupakan tanaman yang merambat.

Penyiangan Tanaman

 

  • Anda dapat melakukan penyiangan pada tanaman merica untuk membersihkannya dari rumput pengganggu atau gulma yang ada disekitar tanaman. Lakukan penyiangan secara rutin sekitar 3 bulan sekali. Untuk mengecek hama tanaman merica anda dapat melakukan hal-hal berikut ini:
  • Lakukan pengecekan pada bagian batang perdu, bila ada hama segara matikan hama dengan cara memotong batang yang terserang hama. Bila jumlahnya banyak anda dapat menggunakan pestisida untuk hama penggerek batang
  • Hama juga dapat menyerang buah merica yang masih muda. Cara cepat mengatasinya adalah dengan cara memberikan pestisida dan juga memangkas pangkal tandan buah
  • Hama yang paling sering menyerang tanaman merica adalah hama bunga yang akan menyebabkan bunga menjadi tempat bertelur dan menjadi sumber makanan bagi larva dan limfa. Untuk mengatasi hama ini anda dapat menggunakan pestisida atau membuang bunga yang terserang hama
  • Sebisa mungkin gunakan bahan pembasmi hama yang alami baik pupuk, pestisida, ataupun vitamin.

Penempelan Tanaman

 

  • Untuk meremajakan tanaman merica anda dapat memangkas batang, rating ataupun dahan tanaman yang sudah layu dan terindikasi terserang hama pengganggu.

Pemupukan susulan

 

  • Secara umum tanaman memerlukan proses pemupukan ulang agar nutrisi tanah tetap terjaga. Anda dapat melakukan pemupukan tanah setiap 6 bulan sekali dengan menggunakan kompos atau pupuk kandang.

Penyiraman tanaman

 

  • Agar tanaman merica tetap terjaga dan dapat tumbuh dengan baik, maka anda perlu melakukan penyiraman secara rutin yakni sehari sekali atau anda dapat menciptakan drainase yang baik agar saat musim hujan tiba, air tidak menggenangi lahan budidaya merica.

Cara Pemanenan Merica

Anda dapat melakukan panen merica pada saat umur tanaman merica menginjak usia 3 tahun, apabila anda mengikuti pedoman budidaya dan sesuaid dengan langkah-langkah penanaman merica yang sudah dijelaskan diatas, anda dapat menghasilkan hasil panen yang memuaskan. Adapun ciri-ciri merica yang siap untuk dipanen adalah yang memiliki tangkai biji dan buah yang mulai terlihat menguning serta warna buah berwarna kuning kemerahan.

Anda dapat memanen merica dengan cara mematahkan tangkai buah pada ketiak dahan dengan menggunakan tangan. Jika anda memilih bibit dan melakukan penanaman merica dengan benar anda bisa terus memanen merica hingga usia produktif tanaman merica sekitar 8 hingga 15 tahun tergantung pada varietas bibit merica yang anda tanam.

Itulah beberapa cara budidaya tanaman merica yang dapat anda aplikasikan untuk usaha bisnis yang menguntungkan. Semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *