Cara Praktis Budidaya Melon di Polybag hingga Panen Melimpah

Posted on

Artikel kali ini akan membahas mengenai panduan praktis budidaya melon di polybag. Budidaya melon di polybag dapat anda lakukan dimana saja, dihalaman rumah depan ataupun belakang. Dengan menggunakan polybag sebagai tempat untuk budidaya melon akan dapat menguntungkan kita sebab tidak perlu lahan yang cukup lebar, anda hanya perlu menyiapkan lahan secukupnya dengan media tanam polybag. Sangat praktis bukan? Sebagian orang yang ingin melakukan budidaya melon dengan menggunakan polybag mungkin tidak mengetahui apa saja bahan yang digunakan serta tata cara dan prosedur penanamannya. Namun jangan khawatir, artikel ini akan membahas secara tuntas dan tepat bagaimana cara praktis budidaya melon dengan menggunakan media tanam polybag hungga mengahasilkan panen yang melimpah.

Budidaya Melon

Apa itu Melon?

Sebelum membahas mengenai cara menanam melon, anda harus tau dulu apa itu buah melon. Melon atau nama ilmiahnya adalah cucumis melo termasuk kedalam kelompok timun-timunan. Melon masih satu kerabat dengan buah blewah, semangka dan timun suri. Sama halnya dengan buah yang lainnya melon juga tumbuh merambat di bawah tidak merambat ke atas. Apabila tidak di topang dengan alat penopang seperti kayu atau kawat tanaman ini akan menjalar di atas permukaan tanah.

Jenis-jenis Buah Melon

Buah melon memiliki jenis yang beragam. Namun hanya ada 3 kultivar melon yang sangat populer untuk dibudidayakan yakni sebagai berikut:

Melon Reticalatus

  • Jenis ini merupakan melon dengan kultivar yang paling populer. Melon jenis ini memiliki kulit berwarna hijau dengan tekstur berjala seperti terlapisi jaring dan memiliki bentuk yang bulat. Daging buahnya berwarna hijau hingga oranye. Jenis melon ini banyak ditemukan di pasaran.

Melon Cantalupensis

  • Melon jenis ini memuliki kulita buah yang bergelombang mirip labu yang biasa disebut berjuring. Warna daging pada jenis melon ini yaitu kuning atau orange dan memiliki aroma melon yang sangat kuat. Buah blewah termasuk ke dalam jenis ini.

Melon Inodorus 

  • Melon inodosrus memiliki kulit buah yang mulus dan tidak memiliki tekstur berjala. Bentuknya ada yang bulat ada pula yang lonjong. Warna kulit buah berwarna kuning hingga kuning pucat yang kehijauan. Daging buah melon pada jenis ini tidak memiliki aroma, biasanya daging berwarna hijau, oranye, hingga putih.

Tempat Yang cocok Untuk Budidaya Melon

Berikut ini ciri-ciri tempat atau lokasi yang sangat cocok untuk melakukan budidaya melon agar hasil panen memuaskan dan melimpah.

  • Tempat ideal untuk melakukan budidaya melon berada di ketinggian sekitar 250-700 meter diatas permukaan laut (mdpl). Apabila ketinggiannya kurang dari 250 meter, tanaman melon akan menghasilkan buah yang kecil.
  • tanaman melon juga akan sulit untuk berkembang apabila berada di dataran tinggi yang memiliki suhu dibawah 18 derajat celcius.
  • Tingkat kelembaban udara antara 50-70% sangat baik untuk membudidayakan melon.
  • Suhu rata-rata yang cocok untuk budidaya melon berkisar anatara 25 sampai dengan 30 derajat celcius dengan curah hujan antara 1500 sampai denga 2500 mm per tahun.
  • Kualitas dari buah melon akan menjadi sangat baik ketika ada perbedaan suhu yang signifikan antara suhu pada siang hari dan malam hari.
  • Jenis tanah yang cocok digunakan untuk menanam melon di polybag adalah tanah liat berpasir (andosol) yang memilikikandungan organik dengan kadar yang tinggi

Alat dan Bahan Budidaya Melon di Polybag

Konsep budidaya melon dan cara menanam melon dalam polybag yang digunakan untuk melakukan budidaya melon di polybag hampir sama dengan melakukan penanaman tanaman lainnya, seperti buah strawberry. Hal pertama yang harus dilakukan dalam melakukan budidaya melon di polybag adalah menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan untuk menunjang kegiatan tanam melon. Berikut ini alat dan bahan yang harus anda persiapkan:

  • Siapkan beberapa buah polybag dengan ukuran sedang (40×50 cm) atau ukuran 37×40 cm.
  • Bersihkan lahan pekarangan/halaman rumah yang akan dijadikan tempat untuk meletakkan budidaya melon polybag dari rumput liar.
  • Siapkan lanjaran atau ajir sepanjang 1,5 – 2 meter sebagai alat penopang tanaman melon dari bambu, kayu, ataupun kawat yang nantinya akan ditancapkan pada media tanam.
  • Tali ragia, pisau pemotong, gunting, dan paku dengan ukuran 2 inci.

Cara Pemilihan Bibit Melon

Langkah selanjutnya yang harus anda lakukan adalah mempersiapkan bibit melon. Pilihlah bibit melon yang unggul dan berkualitas. Untuk mengetahui bibit melon yang unggul dan berkualitas anda dapat melakukan teknik kontrol berikut ini:

  • Rendam bibit atau benih melon yang sudah anda beli dalam air atonik dan furadam kurang lebih sekitar 2 jam
  • Perhatikan bibit yang sudah direndam, bibit yang kurang berkualitas akan mengapung dan bibit tersebut kurang baik untuk digunakan untuk budidaya buah melon.
  • Simpan benih yang kering dan letakkan di tempat yang tidak lembab dan gelap agar terhindar dari jamur selama 12-14 hari.
  • Tunggu hingga bibit berkecambah dan memiliki daun 4
  • Lalu pindahkan ke media semai pada polybag.
  • Untuk media semai anda dapat membuatnya dengan mencampurkan tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1
  • Selanjutnya masukkan langsung ke dalam polybag dengan menancapkan benih yang sudah berkecambah ke dalam media semai.
  • Beri alas koran jika bibit melon akan diletakkan di polybag agar akar melon tidak menembus tanah dibawah polybag.
  • Arahkan benih yang runcing menghadap ke bawah.siramlah secara rutin 2 hari sekali agar bibit tumbuh dengan baik dan tanah tidak kering. Hindari bibit melon yang ada di media semai dari sinar matahari langsung.

Media Tanam budidaya Melon di Polybag

Media tanam melon berbeda dengan media yang digunakan pada saat penyemaian. Berikut ini langkah-langkah membuat media tanam:

  • Buatlah media tanam yang terdiri dari tanah, pupuk kandang, dan arang sekam dengan perbandingan 1:2:3. Anda dapat mengganti pupuk kandang dengan ZPT organik dan Trichoderma.
  • Masukkan susunan bahan media tanam ke dalam polybag
  • Tambahkan furadan sebanyak 5 gram, NPK sebanyak 20 gram, dan humic acid sebanyak 1 liter. Kemudian aduk hingga rata

Tujuan dari penggunaan bahan-bahan diatas adalah agar kecambah yang tumbuh di polybag tidak mengalami gangguan hama penyakit.

Proses Penanaman Budidaya Melon Polybag

Proses penanaman dimulai dengan pemindahan bibit melon yang sudah disemai yang berumur 2-3 minggu dan tunas sudah mencapai sekitar 10 cm ke media tanam yaitu polibag yang sudah dibuat dengan campuran tiga bahan diatas. Sebelum melakukan pemindahan sebaiknya siram terlebih dahulu media tanam dengan air agar serta lakukan penanaman pada saat pagi atau sore hari. Hindari penanaman pada saat siang hari.

Proses Pemasangan Ajir pada Budidaya Melon Polybag

Ajir dapat dipasangkan ketika tanaman melon berumur 5 – 8 hari atau saat tanaman melon sudah mulai merambat dan menjalar, atur arah rambatnya.

Pemangkasan dan Pemilihan Buah Melon

Setelah tanaman melon, lakukanlah pemangkasan pada cabang melon secara rutin untuk memilih bakal buah melon yang akan dibesarkan. Lakukan pemangkasan setiap hari karena pertumbuhan buah melon sangat cepat. pemangkasan pada cabang sangatpenting untuk dilakukan karena mempengaruhi produktivitas pertumbuhan tanaman melon.

Tata cara pemangkasan adalah sebagai berikut:

  • Anda dapat memilih satu bakal buah yang akan dibesarkan, untuk bakal buah anda dapat memilihnya di cabang 7-12.
  • Anda juga dapat memangkas ketiak daung yang berada di cabang ke-8
  • sedangkan untuk cabang ke-9 hingga cabang ke-13 dibiarkan tumbuh untuk proses pembuahan.
  • untuk daun lainnya yaitu daun dari diatas cabang ke-13 dapat anda pangkas agar pembuahan dapat maksimal.

Pemupukan Budidaya Melon Polybag

Setelah melakukan pemangkasan, langkah selanjutnya yang dapat anda lakukan adalah pemupukan dengan menggunakan pupuk dasar dari pupuk Mutiara sebanyak 15 gram tiap polybagnya. Setelah itu lakukan pemupukan lanjutan dengan NPK dan KNO3 dengan cara menaburkannya disekeliling tanaman. lakukan pemupukan dengan NPK pada hari ke-14, 24, 34, dan 44 setelah menanam. untuk hari ke-54 lakukan pemupukan dengan KNO3. Gunakan dosis masing-masing 10 gram tiap polybag dan untuk KNO3 sebanyak 1gram per liter atau setara dengan 1 liter per polybag.

Pengendalian Hama penyakit Budidaya Melon

Untuk pengendalian hama dan penyakit yang mungkin menyerang tanaman, anda dapat melakukannya dengan bantuan insektisida atau dapat membuag hama secara manual. Selain itu anda juga dapat menggunakan fungsida sistematik dan kontak secara selang-seling, tambahkan perekat sebagai daya rekat ke daun agar tidak mudah lepas saat musim hujan.

Proses Panen Budidaya Melon

Proses pemanenan buah melon dapat anda lakukan ketikan buah melon sudah cukup untuk di panen yakni sekitar 60 hari setelah tanam. Pada hari ke-20 buah melon sudah dapat diseleksi dan dipelihara untuk mendapatkan buah melon yang berkualitas dan bagus. Buah yang siap untuk dipanen memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • warna kulit mulai berwarma putih kekuningan
  • terdapat cincin pada tangkai buah melon yang siap panen
  • memiliki tekstur dan bentuk lingkaran yang retak-retak
  • aroma melon tercium dengan sangat kuat.

Itulah uraian mengenai cara dan proses budidaya melon di polybag. Semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *