Ini Dia Rahasia Sukses Ternak Ayam Potong Untuk Pemula yang Harus Dipahami

Posted on

 

Ternak ayam potong merupakan suatu peluang usaha yang menjanjikan. Ayam potong atau biasa disebut ayam boiler atau ayam pedaging merupakan jenis ayam yang memiliki pertumbuhan yang sangat cepat dibandingkan dengan atam kampung biasa yang dijual ketika berumur sekitar 2 bulan. Pada saat umur 1 bulan atau 30 hari berat ayam potong sudah bisa mencapai sekitar 2 Kilogram. Ternak ayam potong berbeda dengan ayam kampung karena daya tahan tubuh ayam potong sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan ayam lainnya.

Ini Dia Rahasia Sukses Ternak Ayam Potong Untuk Pemula yang Harus Dipahami

Daging ayam dinilai lebih murah dibandingkan daging sapi, oleh karena itu banyak orang yang lebih memilih daging ayam untuk dikonsumsi karena sama-sama mengandung protein hewani. Anda dapat menjadikan usaha ternak ayam potong sebagai peluang bisnis yang dapat anda jalankan karena prospek keuntungan dan prospek pasarnya yang cukup signifikan. Berikut rahasia sukses ternak ayam potong bagi pemula.

Langkah-Langkah Memulai Usaha Ternak Ayam Potong

Sebelum memulai untuk melakukan ternak ayam potong, alangkah lebih baiknya jika anda mengetahui terlebih dahulu seluk beluk bidang usaha ternak ayam potong ini. Beberapa hal yang harus anda perhatikan agar usaha ternak anda dapat berkembang dan mendapatkan keuntungan yang memuaskan, berikut penjelasannya.

Pembuatan Kandang Ternak Ayam Potong

Adapun Kriteria Kandang yang Baik untuk beternak ayam potong adalah sebagai berikut ini:

  • Usahakan memilih kandang yang jauh dari pemukiman warga yaitu sekitar 100 meter dari rumah-rumah warga. Pastikan anda memiliki perizinan usaha dan mengatur tata letak kandang.
  • Pilih lokasi kandang yang dekat dengan sumber air
  • Usahakan posisi kandang membujur dari arah timur ke arah barat untuk memperoleh sinar matahari yang cukup.
  • Anda dapat memberi lampu yang dapat mengatur pencahayaan dan dapat mengatur suhu lingkungan tetap hangat di dalam kandang.
  • Berilah celah udara untuk ventilasi agar udara segar bisa masuk ke dalam kandang ternak ayam potong.
  • Buatlah sekat-sekat da litter yang cukup.
  • Jangan lupa berikan tempat makan dan minum untuk ayam potong.

Cara Pemilihan Bibit Usaha Ternak Ayam Potong

Pemilihan bibit yang baik dan unggul sangat menentukan keberhasilan ternak ayam potong yang akan dijalani. Untuk memelih bibit ayam potong atau ayam boiler yang baik dan unggul, berikut ini tips singkatnya:

  1. Pilihlah bibit ayam potong yang sehat
  2. Bibit ayam potong yang sehat memiliki tubuh yang gemuk dan bulat.
  3. Aktif Bergerak
  4. Bibit ayam potong yang unggul biasanya memiliki pergerakan yang aktif walaupun tubuhnya gemuk dan bulat.
  5. Tidak Cacat
  6. Bibit ayam unggul memiliki tubuh yang lengkap dan tidak ada luka-luka.
  7. Memiliki bulu yang bagus dan mengkilat
  8. Pastikan anda memilih bibit ayam yang memiliki bulu mengkilat dan bersih.
  9. Kondisi hidung yang bersih
  10. Kondisi hidung yang bersih menandakan bahwa bibit ayam potong bebas dari penyakit.
  11. Memiliki mata yang tajam dan sayu
  12. Selain itu kondisi ayam yang sehat memiliki mata yang tajam dan juga sayu.
  13. Memiliki lubang kotoran atau anus yang bersih
  14. Pastikan anda memilih bibit ayam potong yang memiliki lubang anus yang bersih dan tidak banyak kotoran.
  15. Berat 39 gram tiap ekornya
  16. Bibit ayam unggulan biasanya memiliki bobot sebesar 39 gram per ekornya.

Khusus untuk ayam potong boiler anda harus benar-benar memilih bibit ayam yang unggulan agar daging yang dihasilkan berkualitas.

Pemberian Pakan Pada Ternak Ayam Potong

Anda harus memperhatikan kandungan gizi yang terdapat pada pakan agar ayam potong yang dihasilkan bisa tumbuh dengan sehat dan memiliki berat badan ideal karena nutrisinya terpenuhi. Pilihlah pakan ayam yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin, mineral dan lemak.

Anda dapat memberikan 2 jenis pakan untuk ternak ayam potong yaitu pakan yang berasal dari pabrik atau pakan buatan sendiri. Untuk pakan pabrik biasanya dibedakan menjadi 2 jenis tahapan yaitu:

Tahap Pembesaran

 

  • Tahap ini dilakukan pada saat ayam potong berumur 1 hingga 20 hari, pada umur segini bibit ayam potong akan mengalami pertumbuhan yang sangat cepat. Tujuan pemberian pakan adalah untuk pembesaran bibit ayam potong agar proses pembesaran ayam potong sesuai dengan harapan. Pakan untuk tujuan pembesaran biasanya mengandung protein minimal 23% untuk menunjang tumbuh kembangnya.

Tahap Penggemukan

 

  • Pada saat bibit ayam berumur lebih dari 20 hari, anda dapat mengubah pakannya karena ayam potong sudah tidak membutuhkan protein yang banyak. Ayam potong hanya memerlukan protein kurang lebih sekitar 20%. Pada umur sigini, ayam potong tidak hanya membutuhkan protein saja namun juga membutuhkan karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral untuk menambah bobot badannya menjadi lebih gemuk.

Pemberian Vaksin pada Ayam Potong

Beirkut ini tata cara dan kondisi yang peru diperhatikan sebelum pemberian vaksin pada ayam potong agar tidak mudah terserang penyakit:

  1. Perhatikan jenis vaksin yang digunakan termasuk dosis, tanggal kadaluarsa, dan waktu pemberiannya.
  2. Pastikan ayam dalam kondisi yang sehat pada saat memberikan vaksin.
  3. Jangan berikan vaksin pada suhu atau cuaca panas. Suhu maksimal pemberian vaksin adalah 29 derajat celcius.
  4. Jauhi penggunaan wadah yang berbahan logam sebagai tempat vaksin, sebaiknya anda gunakan wadah plastik.
  5. Gunakan air yang bersih, segar, dan bebas klorin serta disinfektan yang memiliki pH sekitar 6,5 – 7,5.
  6. Bersihkan wadah yang digunakan untuk memberi vaksin, cuci dengan menggunakan air bersih yang mengalir.
  7. Berikan ayam potong suplemen atau multivitamin setelah pemberian vaksinasi agar ayam tidak mudah stres.

Cara Merawat Ternak Ayam Potong

Minggu Pertama ( 1 – 7 Hari)

 

  • Pindahkan bibit ayam atau DOC ke tempat pemanas atau indukan lalu berikan minum air gula hangat pada hari ke 1
  • Gunakan air biasa untuk hari ke 2
  • Berikan pakan awal yang berbentuk butiran-butiran kecil atau crumbles.
  • Berikan pakan minimal 13 gram per ekor atau 1,3 Kilogram per 100 ekor ayam.
  • Lakukan vaksinasi untuk pertama kalinya pada hari ke-4

Minggu Kedua (8 – 14 Hari)

 

  • Pada minggu kedua masih memerlukan pengawasan namun sudah lebih ringan. Anda dapat menurunkan suhu emanas yang digunakan. Pakan yang dibutuhkan untuk minggu kedua yaitu sekitar 33 gram tiap ekornya atau 3,3 Kilogram tiap 100 ekor ayam.

Minggu Ketiga (15 – 21 Hari)

 

  • Anda dapat mematikan pemanas pada siang hari, sedangkan untuk jumlah pakan yang dibutuhkan adalah sekitar 48 gram tiap ekornya. Pada minggu ketiga ini anda dapat memberikan vaksinasi kedua kembali menjelang hari ke 21 atau akhir minggu.

Minggu Keempat (22 – 28 Hari)

 

  • Anda sudah tidak perlu menggunakan pemanas ayam potong karena pada umur ini, bulu ayam potong sudah tumbuh dengan cukup lebat sehingga dapat menghangatkan tubuhnya sendiri. pakan yang dibutuhkan pada saat ayam potong berumur 22 hingga 28 hari adalah 65 gram tiap ekor ayamnya. Lakukan sampling penimbangan berat badan untuk mengontrol pertumbuhan ayam. Berat badan ideal ayam pada umur ini adalah sekitar 1,25 Kilogram.

Minggu Kelima (29-35 Hari)

 

  • Pada umur ini ayam membutuhkan pakan sebanyak 88 gram tiap ekornya. Menjelang umur 35 anda dapat melakukan sampling berat badan kembali, ayam yang sehat akan memiliki berat badan ideal sekitar 1,8 – 2 Kg. Lakukan pengadukan serta penambahan alas lantai agar lantai tetap kering akibat kotoran ayam yang semakin banyak.

Minggu Keenam (36 – 42 hari)

 

  • Pada minggu keenam ayam potong sudah dapat dipanen. Anda harus tetap menjaga lantai agar tetap kering untuk mencegah terjadinya penyakit akibat lantai yang lembab dan banyak kuman. pada umur ini berat ayam sudah bisa mencapai 2,25 Kilogram bahkan lebih.

Itulah beberapa tips dan cara sukses ternak ayam potong dengan untung melimpah. Semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *