Pengertian Demokrasi Beserta Sejarah, Prinsip, Ciri-Ciri Dan Jenisnya
Pengertian Demokrasi Beserta Sejarah, Prinsip, Ciri-Ciri Dan Jenisnya

Pengertian Demokrasi Beserta Sejarah, Prinsip, Ciri-Ciri Dan Jenisnya

Posted on

Pengertian Demokrasi adalah sebuah sistem pemerintahan yang merupakan kebalikan dari Monarki maupun Oligarki. Pada negara yang menganut sistem Demokrasi pada bentuk pemerintahannya, akan memberikan kesempatan pada semua rakyat untuk ikut berpartisipasi dalam hampir semua bidang diantaranya bidang sosial, ekonomi, dan budaya. Sangat berbeda sekali dengan sistem Monarki dimana kedaulatan dipegang oleh satu orang atau kelompok tertentu.

Pengertian Demokrasi Beserta Sejarah, Prinsip, Ciri-Ciri Dan Jenisnya
Pengertian Demokrasi Beserta Sejarah, Prinsip, Ciri-Ciri Dan Jenisnya

Dilihat dari asal-usulnya, kata “Demokrasi” diambil dari gabungan dua frasa bahasa Yunani yakni “Demos” yang berari Rakyat dan “kratos” yang terjemahannya adalah Kekuasaan. Jadi kalau diartikan kata “Demokrasi” ini lebih kurang artinya “kekuasaan ditangan rakyat”.

Pengertian Demokrasi

Untuk memahami apa itu Demokrasi, Anda semestinya mengetahui juga aspek-aspek yang berhubungan dengan Demokrasi itu sendiri misalnya sejarah, ciri-ciri, jenis dan prinsip Demokrasi. Dalam tulisan kali ini akan dijelaskan tentang empat hal yang telah disebutkan tadi. Silahkan simak selengkapnya di bawah.

 

Sejarah Demokrasi

Sesuai dengan asal-usul kata yang dipakai, konsep Demokrasi lahir dari negara Yunani kuno dimana pada waktu itu semua warga Yunani tertentu yang memenuhi syarat boleh mengeluarkan pendapatnya serta memberikan suara dalam majelis pemerintahan kecuali kaum budak, orang asing, bukan-pemilik tanah, wanita dan pria berusia kurang dari 20 tahun.

Ilustrasi Demokrasi
Ilustrasi Demokrasi

Sementara pada masa yang sudah termasuk dalam kategori era modern, negara pertama yang menerapkan Demokrasi adalah Republik Korsika di tahun 1755. Berbeda sedikit dibandingkan dengan Demokrasi pada zaman Yunani kuno, pada sistem pemerintahan Republik Korsika pada waktu itu, wanita sudah diberikan hak suara yang sama dengan warga negara pria.

Memasuki akhir tahun 1950-an, sudah banyak negara-negara di dunia yang menerapkan Demokrasi sebagai azaz pemerintahannya, termasuk salah satunya Indonesia. Saat ini menurut data dari World Forum on Democracy, negara yang sudah menganut sistem Demokrasi di seluruh dunia adalah sekitar 120 negara.

 

Ciri-Ciri Demokrasi

Setidaknya terdapat 6 ciri-ciri Demokrasi yang bisa dikenali dengan mudah, diantaranya adalah ciri konstitusional, perwakilan, pemilu, kepartaian, kekuasaan dan ciri tanggung jawab. Silahkan lihat selengkapnya berikut ini penjelasan tentang masing-masing ciri tersebut.

  1. Ciri Tanggung Jawab. Ciri ini erat kaitannya dengan pihak yang telah terpilih sebagai perwakilan rakyat, dimana pihak-pihak tersebut harus bertanggung jawab terhadap tugas yang diembankan kepadanya.
  2. Ciri Kekuasaan. Dalam Demokrasi telah diatur tentang pembagian kekuasaan dan pemisahan kekuasaan yang diatur tidak berat sebelah.
  3. Ciri Kepartaian. Hampir di semua negara-negara yang menganut sistem Demokrasi terdapat partai yang berfungsi untuk mewakili suara rakyat terbanyak.
  4. Ciri Pemilu. Pemilihan Umum merupakan aktivitas politik yang selalu ada di setiap Demokrasi yang dijalankan.
  5. Ciri Perwakilan. Dalam Demokrasi, terdapat pihak yang diwakilkan sebagai pembawa suara rakyat yang diwakilinya.
  6. Ciri Konstitusional. Ciri ini erat keitannya dengan adanya undang-undang yang mengatur dan menegaskan kekuasaan, kehendak maupun kepentingan rakyat banyak.

 

Jenis-Jenis Demokrasi

Demokrasi terdiri dari beberapa jenis yang dibedakan menurut beberapa bentuk dan garis besar peraturan yang dijalankan yaitu:

  1. Demokrasi yang didasarkan pada cara menyampaikan pendapat, yang dibagi lagi ke dalam tiga bentuk yaitu penyampaian langsung dan tidak langsung serta penyampaian melalui perwakilan dengan pengawasan dari pihak tertentu.
  2. Demokrasi yang dudasarkan kepada prioritas. Jenis Demokrasi ini dibagi kedalam tiga bentuk yakni formal, material dan campuran.
  3. Demokrasi beazazkan prinsip ideologi yang dianut. Terdiri dari Demokrasi Rakyat dan satu lagi Demokrasi Liberal.
  4. Demokrasi yang dibagi berdasarkan kewenangan dan pemisahan kekuasaan aparatur negara, yang dibagi kedalam Demokrasi Parlementer dan Demokrasi Presidensil.

 

Prinsip Demokrasi

Mengenai prinsip yang dianut dalam Demokrasi, terdapat paling tidak tujuh prinsip yang melandasinya. Berikut penjelasan secara lengkap mengenai hal tersebut:

1. Dijaminnya kebebasan pers

Dalam setiap negara Demokrasi, kebebasan pers adalah satu hal yang menjadi ciri khasnya. Kebebasan pers dijamin oleh undang-undang agar semua orang bisa menyalurkan pendapatnya lewat media-media yang ada, tapi tentunya mengikut prosedur yang benar sesuai undang-undang yang telah dibuat. Manfaat lainnya dengan adanya kebebasan pers ini adalah terjalinnya komunikasi antara rakyat dan pemerintah lewat media massa misalnya.

2. Kedudukan setiap warga negara adalah sama di depan hukum

Kesetaraan derajat semua warga negara merupakan prinsip Demokrasi yang sudah jelas tidak ada pada negara non-Demokrasi. Dengan adanya kesetaraan kedudukan ini, diharapkan semua warga negara akan mendapatkan keadilan. Setiap orang akan diperlakukan sama dan setara dimata hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

3. Tidak memihak dalam peradilan

Prinsip ini sudah jelas menyiratkan bahwa semua proses peradilan harus dilakukan sebebas-bebasnya tanpa adanya campur tangan dari pihak tertentu. Tujuan peradilan yang tidak memihak ini adalah agar keadilan dapat ditegakkan seadil-adilnya tanpa adanya sikap pilih bulu dalam memutuskan sebuah perkara.

4. Pertukaran kekuasaan secara berkala

Jika seorang penguasa memangku jabatan tanpa ada batasan, maka dikwatirkan akan terjadi penyelewangan kekuasaan seperti praktek korupsi, kolusi dan nepotisme. Untuk itulah dalam Demokrasi, kekuasaan orang atau pihak tertentu dibatasi dan diadakan penggantian pemegang kekuasaan dalam rentang waktu tertentu.

5. Kebebasan berpendapat dan berserikat

Salah satu ‘jantung’ dari Demokrasi itu sendiri adalah kebeasan mengeluarkan pendapat. Dalam Demokrasi setiap orang bebas mengeluarkan pendapatnya dan membentuk perkumpulan atau organisasi, tapi tentunya sesuai dengan undang-undang cara menyamaikan pendapat yang bijak serta tidak melanggar batas-batas tertentu. Hal ini tentunya sangat bertolak belakang dengan negara Monarki yang (meskipun tidak semua) sangat membatasi kebebasan bersuara dan mendirikan organisasi atau perkumpulan.

6. Hak Asasi Manusia dilindungi

Setiap orang memiliki hak pokok yang wajib dilindungi dan Demokrasi secara tegas menerapkan pasal tersebut. Prinsip ini lahir karena pada zaman dahulu terdapat praktek perbudakan dimana hak-hak orang tersebut tidak ia peroleh sebagaimana mestinya, misalnya perbudakan bangsa Afrika.

7. Negara didasarkan pada konstitusi

Tujuan utama konstitusi adalah untuk menjamin hak-hak rakyat dan membatasi kewenangan pemerintah agar tidak ‘kebablasan’. Dengan adanya konstitusi, wewenang pemerintah diharapkan tidak menimbulkan praktek penyelenggaraan pemerintahan yang ‘tidak baik’ dan merugikan masyarakat banyak.

 

Dari uraian di atas dapat disimpulakn bahwa secara umum fungsi Demokrasi itu adalah untuk menjaga tegaknya hukum dan keadilan di sebuah negara serta menjamin hak-hak rakyat terpenuhi dengan semestinya. Fungsi selanjutnya dari Demokrasi adalah untuk membentuk sebuah pemerintahan yang bertanggung jawab kepada rakyat yang dipimpinnya serta tidak menyalah-gunakan kekuasaan yang diberikan untuk kepentingan golongan dan kelompok tertentu saja.

Banyak sekali negara-negara di dunia yang hidup dengan damai dan sentosa berkat pemberlakuan sistem Demokrasi dalam negaranya. Sebaliknya terdapat beberapa negara yang tidak menganut sistem pemerintahan Demokrasi sebagai azaznya, banyak rakyat dari negara tersebut yang tidak bisa menyalurkan pendapat dengan bebas sebagaimana kebebasan yang diperoleh oleh rakyat yang hidup dan tinggal di negara Demokrasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *