Pengertian HAM ( Hak Asasi Manusia ) Secara Umum Dan UU No. 39

Posted on

Pengertian HAM ( Hak Asasi Manusia ) adalah hak yang melekat pada seorang manusia yang dibawa dari lahir yang harus dihormati oleh setiap orang.  pengertian hak asasi manusia secara umum adalah sesuatu yang menjadi milik kita, atau hal yang boleh dilakukan sebagai sebagai manusia yang memiliki kebebasan berkehendak.

Manusia sebagai manusia yang memiliki cipta, rasa dan karsa tentu saja harus dihormati sebagai penghormatan atas kebebasan berkehendak dan berfikit. Setiap manusia yang terlahir di dunia ini memiliki hobi, keinginan, kemampuan dan harapan yang berbeda, maka perbedaan inilah yang harus dijunjung tinggi sebagai dasar asasi manusia.

Selain itu, manusia juga diberikan akal dan pikiran serta karakter yang berbeda satu sama lain, oleh karenanya, memahami hak asasi manusia sebagai dasar toleransi adalah wajib. Sebagaimana telah diatur dalam undang undang maupun peraturan internasional.

Namun demikian, manusia bukan hanya makhluk individu, dia adalah mahkluk sosial yang hidup dengan orang lain. Oleh karena itulah perlu adanya aturan – aturan agar hak asasi manusia tidak mengganggu sosial atau merusak tatanan masyarakat yang telah ada.

Salah memahami HAM akan berdampak pada penekanan hak asasi manusia atau justru kebebasan tanpa aturan yang terancam mengganggu tatanan masyarakat sosial dan menimbulkan keresahan terhadap orang lain.

Oleh karenanya, penting bagi kita untuk memahami pengertian Hak asasi manusia menurut para ahli maupun pengertian ham menurut UU no 39 Tahun 1999.

Pengertian Hak Asasi Manusia

Pengertian HAM Menurut Para Ahli

Menurut John Locke, Pengertian Hak Asasi Manusia merupakan hak yang suda ada dan dibawa sejak lahir yang secara kodrati telah melekat dalam diri setiap manusia serta tidak boleh diganggu gugat (bersifat mutlak).

  1.  Jan Materson (komisi HAM PBB), dalam theaching Human Right United Nations, bahwa hak asasi manusia adalah hak-hak yang ada pada setiap manusia yang tanpanya manusia mustahil dapat hidup sebagai manusia.
  2.  John Locke ,
    Pengertian HAM menurut John Locke disebutkan bahwa Hak Asasi Manusia adalah hak-hak yang harus ditunaikan secara langsung oleh Tuhan sebagai ahak yang diperolah secara kodrati, oleh karena itu, John Locke berpandangan bahwa tidak ada kekauasaan dalam bentuk apapun yang bisa mencabut hak tersebut, Hak Asasi Manusia memiliki sifat mendasar bagi kehidupan dan hidup manusia serta tidak akan bisa terlepas dari kehidupan seorang manusia
  3.  Prof. Koentjoro Poerbo Pranoto(1976),
    Prof. Koentjoro mengatakan bahwa Hak asasi manusia ialah hak yang bersifat asasi. asasi disini berarti hak – hak manusia yang secara kodtari sudah ada sejak di lahir, tidak bisa dan tidak boleh dipisahkan dari hakikatnya sebagai manusia oleh karena itulah hak asasi bersifat suci
  4.  G.J. Wolhots,
    Sementara itu , menurut Ahli GH Wolhots Arti dari Hak Asasi Manusia adalah hak – hak yang melekat serta berakar pada keberagaman tabiat pada setiap pribadi seorang manusia, HAM bersifat kemanusiaan

Pengertian Hak Asasi menurut Undang Undang

Pada tahun 1998, Indonesia mengalami masa – masa besar perubahan yang kemudian disebut sebagai masa reformasi. Diawali dengan krisis moneter yang pada akhirnya memaksa presiden Soeharto untuk turun dari jabatan presiden yang telah ia pangku selama 32 tahun.

Indikasi dari pelanggaran HAM yang dilakukan oleh pemerintah terkait tragedi mei 1998 dan beberapa kasus lain seperti TImor Timur, menjadikan MPR kemudian menelurkan UU No. 29 Tahun 1999. Dari UU inilah kemudian Komnas HAM dibentuk untuk menjamin penegakkan hak – hak asasi manusia.

Pengertian HAM menurut UU No. 39 Tahun 1999 Pasal 2 disebutkan bahwa

Negara Republik Indonesia mengakui dan menjunjung tinggi hak asasi manusia dan kebebasan dasar manusia sebagai hak yang secara kodrati melekat pada dan tidak terpisahkan dari manusia, yang harus dilindungi, dihormati, dan ditegakkan demi peningkatan martabat kemanusiaan, kesejahteraan, kebahagiaan, dan kecerdasan serta keadilan.”

Dari butir pasal di atas, Indonesia dengan tegas mengakui adanya hak – hak yang dibawah sejak lahir yang harus dijunjung tinggi karena merupakan hak yang melekat dari seorang manusia. Kebebasan dasar manusia yang merupakan hak – hak tersebut, haruslah dilindungi oleh negara dan ditegakkan sebagai bentuk dan upaya peningkataan martabat kemanusian. Menyejahterakan rakyat sehingga melahirkan kebahagiaan dan keadilan.

Dari pemaparan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa pengertian HAM adalah hak – hak dasar ( asasi ) yang dimiliki dan melekat pada setiap insan manusia sebagai anugerah dari Tuhan yang telah dibawah sejak lahir. Ini berarti bahwa hak – hak asasi bersifat suci karena merupakan pemberian dari Tuhan sehingga tidak pantas dan tidak boleh dicabut karena tidak ada kekuasaan yang lebih tinggi dari kekuasaan Tuhan.

Macam – Macam Hak Asasi Manusia

  1. Hak asasi pribadi (Personal Rights)Hak hak asasi yang dimiliki setiap pribadi sebagai bentuk kemerdekaan memilih dan berkehandak.Contohnya adalah hak untuk bebas memilih agama, hak untuk menyatakan pendapat dan sejenisnya
  2. Hak asasi politik (Political Rights)Hak politik merupakan hak yang diberikan oleh setiap manusia dalam kaitannya sebagai warga negara. Sebagai warga negara, maka ia berhak untuk memilih, dipilih membentuk serikat atau mengaspirasikan pendapatnya sebagai warga negara.
  3. Hak asasi ekonomi (Property Rights)Hak asasi ekonomi berkaitan dengan hak untuk memiliki sesuatu, mendapatkan penghidupan yang layak, mendapatkan pekerjaan atau membuat suatu perjanjian ekonomi.
  4. Hak asasi sosial dan kebuadayaan (Sosial & Cultural Rights).Hak asasi manusia bidang sosial budaya, berarti hak – hak untuk mendapatkan pendidikan, pensiun dan santunan yang mana, manusia sebagai makhluk sosial yang harus berbaur dengan masyarakat dan menerima kebaikan dari masyarakat sosial.Selain itu, manusia juga memiliki hak untuk mengembangkan ide, melahirkan kebudayaan atau berekspresi sesuai kehendaknya.
  5. Hak untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan Pemerintah  (Rights Of Legal Equality)Munculnya hukum yang dibuat oleh pemerintah sejatinya berguna agar HAM yang dimiliki oleh setiap orang tidak mengganggu hak – hak asasi orang lain.Karenanya, dalam penegakkan hukum, sangat menitik beratkan pada nilai keadilan. Keadilan tersebut harus ditekankan sebagai bentuk kesaaman perlakuan hukum dengan hak dan kewajiban yang sama pada setiap warga negara. Kaya atau miskin, cantik atau tampan, semua harus mendapatkan hak dan kewajiban yang sama di depan hukum.

    baca juga : Pinjaman Tunai Tanpa Agunan Non Bank

Pelanggaran Hak Asasi Manusia

Dari penjelasan tentang Pengerjaaan HAM dan contoh contohnya, maka dapat diidentifikasi pelanggaran – pelanggaran HAM yang mungkin saja terjadi di masyarakat. Secara garis besar, pelanggaran HAM dapat dibagi menjadi dua yakni 

  1. Pelanggaran HAM Berat
    Contohnya
    a. Genosida ( pembunuhan massal )
    b. Pembunuhan kejam di luar putusan hukum pengadilan
  2. Pelanggaran HAM Ringan
    a. Pemukulan
    b. Pencurian
    c. Pencemaran nama baik

Kesimpulan 
Setiap orang memiliki hak asasi yang dibawa sejak lahir. Setiap orang tentu memiliki hasrat, keinginan, pikiran dan perasaan yang berbeda – beda satu sama lain. Sesuai dengan pengertian HAM yang telah saya sebutkan di atas, maka tentu sudah barang tentu HAM yang menjadi miliki setiap orang boleh ditunaikan dengan tanpa melanggar HAM orang lain.

Setiap orang bebas untuk berekspresi, namun, tetap hormati hak asasi dari orang lain. Agar ekspresi yang ingin kita utarakan, tidak mengganggu manusia lain. Karena pada dasarnya, selain sebagai individu yang membawa hak asasi pribadi, dia juga memiliki kewajiban dalam tataran sosial kemasyrakatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *