Ilustrasi Ideologi
Ilustrasi Ideologi

Pengertian Ideologi Beserta Jenis-Jenis dan Fungsinya

Posted on

Pengertian ideologi secara sederhana adalah ide atau gagasan. Di Indonesia sendiri dikenal dengan adanya ideologi Pancasila yang sudah ada sejak Negara Kesatuan Republik Indonesia ini lahir. Sebenarnya apa itu ideologi? Apa fungsi, jenis-jenis serta pengertiannya? Simak ulasan lengkap mengenai hal itu dalam tulisan kali ini.

Pengertian Ideologi

Kata ideologi awalnya digunakan untuk mendefinisikan “sains tentang ide” yang pertama kali diperkenalkan oleh Antoine Destutt de Tracy sekitar akhir abad ke-18. Pengertian ideologi itu sendiri berkembang menjadi suatu sistem pemikiran yang tidak hanya sekadar pembentukan ide yang diterapkan dalam masalah publik sehingga membuat konsep ini menjadi inti berpolitik.

Sementara itu jika dijelaskan secara lebih umum dalam kata-kata sederhana yang mudah dicerna, ideologi itu adalah sebuah kumpulan ide-ide dasar, gagasan, keyakinan dan kepercayaan yang bersifat sistematis.

Pengertian Ideologi Menurut Para Ahli

Pengertian atau definisi dari kata ideologi juga turut menjadi perhatian para ahli-ahli tanah air maupun dunia. Pendapat mereka soal definisi ideologi tesebut sangat beragam, seperti yang terlihat berikut ini.

1. Menurut Ali Syariati

Ali Syariati mengemukakan pendapatnya soal pengertian ideologi adalah “suatu keyakinan-keyakinan dan gagasan-gagasan yang ditaati oleh suatu kelompok, suatu kelas sosial, suatu bangsa atau suatu ras tertentu.”

2. Menurut Moh. A Safaudin

Definisi ideologi menurut versi Moh. A Safaudin adalah seperti yang dituliskan berikut: “pemikiran menuju keadilan, kesetaraan dan kesejahteraan bersama yang melalui proses berfikir manusia untuk menentukan aturan-aturan dalam kehidupan.”

3. Menurut Karl Marx

Siapa yang tidak tahu dengan tokoh yang cukup disegani ini? Ya ternyata Karl Marx juga turut mendefinisikan apa itu pengertian dari ideologi. Ideologi menurut versi Karl Marx adalah “alat untuk mencapai kesetaraan dan kesejahteraan bersama dalam masyarakat.”

4. Menurut C. Rodee

C. Rodee berpendapat bahwa definisi ideologi itu adalah “sekumpulan ide yang secara logis berkaitan dan mengindentifikasikan nilai-nilai yang memberi keabsahan bagi institusi dan juga pelakunya.”

Jenis-Jenis Ideologi

Ideologi terdiri dari dua kategori besar yaitu ideologi terbuka dan ideologi tertutup. Masing-masing ideologi tersebut memiliki keunggulan masing-masing. Berikut penjelasan selengkapnya mengenai dua ideologi tersebut.

I. Ideologi Terbuka

Ideologi terbuka merupakan satu ideologi yang bisa mengukuti perkembangan zaman yang bersifat dinamis. Nilai-nilainya didapat dari budaya masyarakat itu sendiri yang digali dan diambil dari suatu kekayaan, rohani dan moral. Jadi untuk jenis ideologi ini tidak dipaksakan dan tidak juga diambil dari luar.

Ideologi terbuka mempunyai setidaknya enam ciri-ciri dasar seperti yang terlihat di bawah ini.

1. Odeologi terbuka selalu menghargai perbedaan dan ini yang menyebabkan ideologi terbuka dapat diterima oleh berbagai golongan masayarakat.

2. Sesuai dengan namanya, ideologi ini tidak tertutup melainkan terbuka untuk menerima segala bentuk gagasan serta ide lain yang bermanfaat dan berguna bagi kesejahteraan hidup masyarakat banyak.

3. Ideologi merupakan suatu kesepakatan mayarakat dan sudah pasti bukan beasal dari sekelompok orang saja.

4. Ideologi tidak diciptakan atau diperkenalkan oleh negara kepada warganya melainkan timbul dari adalam masyarakat sendiri.

5. Ideologi selalu dapat menginspirasi masyarakat untuk terus hidup secara bertanggung jawab.

6. Ideologi terbuka mengharuskan generasi baru masyarakatnya untuk terus menggali karena ia tidak bersifat iperasional.

Baca juga : Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli

II. Ideologi Tertutup

Ideologi tertutup, sesuai dengan sebutannya adalah kebalikan dari ideologi terbuka yang telah dijelaskan di atas. Ideologi tertutup bersifat harus dipatuhi dan diamalkan tanpa perlu mempertanyakan lagi tentang segala sesuatu tentangnya. Ideologi terutup juga dianggap sebagai sebuah kebenaran yang tidak bisa diganggu gugat. Ideologi tertutup itu mempunyai ciri-ciri sebagi berikut:

1. Ideologi tertutup bersifat mirip dengan dogma dimana biasanya berisi tuntutan konkret, operasional yang keras dan mutlak.

2. Ideologi bisanya atau bahkan selalu menuntut masyarakatnya untuk rela berkorban demi ideologi tersebut dan mengharuskan memiliki kesetiaan yang mutlak juga.

3. Ideologi terutup lebih sering digunakan untuk menggapai cita-cita suatu kelompok yang bertujuan untuk mengubah masyarakat.

4. Ideologi kadang bersifat memaksa terlebih jika pemimpin adalah penganut ideologi ini.

5. Ideologi terutup mempunyai sifat yang totaliter, maksudnya adalah ideologi tersebut akan mengurus semua sendi-sendi kehidupan masyarakat.

6. Ideologi tertutup tidak mengenal dan anti terhadap pluralisme. Perbedaan atau keanekaragaman dalam masyarakat tidak diakui oleh jenis ideologi ini.

7. Ideologi tertutup ini tidak mengakui hak-hak asing.

Ideologi tertutup termasuk salah satu ideologi yang berbahaya karena pola pikir serta gagasan-gagasannya kaku alias tidak bisa menerima pendapat atau ide baru meskipun ide baru tersebut terbukti bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat.

Fungsi Ideologi

Ideologi yang dianut oleh masyarakat suatu negara akan menjadikan itu sebagai identitasnya di mata masyarakat lain. Maju atau tidaknya sebuah bangsa dan negara salah satunya turut dipengaruhi oleh ideologi dasar yang digunakan.

Fungsi ideologi secara umum dapat diuraikan menjadi beberapa bagian seperti yang bisa Anda lihat berikut ini.

1. Fungsi ideologi sebagai ‘ajang’ pendidikan. Maksudnya adalah ideologi bisa dijadikan sebagai bahan untuk memahami kandungan norma-norma yang terkandung didalamnya.

2. Fungsi ideologi sebagai dasar orientasi yang akan memberikan makna dan tujuan hidup.

3. Fungsi ideologi sebagai norma dasar yang akan mendasari tingkah laku dan pegangan hidup seseorang .

4. Fungsi ideologi sebagai landasan dalam menghayati serta memahami kejadian-kejadian di dunia.

5. Fungsi ideologi sebagai bahan pemberi semangat untuk mencapai sebuah tujuan.

6. Fungsi ideologi sebagai bekal bagi seseorang untuk menemukan jati diri dan identitasnya.

Itulah enam fungsi ideologi bagi kehidupan individu serta dalam kehidupan bernegara. Enam fungsi di atas secara umum adalah fungsi dari ideologi terbuka dan sebagian fungsi ideologi tertutup.

Ideologi Pancasila Sebagai Dasar Negara

Pancasila merupakan ideologi dasar yang dianut oleh seluruh warga negara Indonesia. Maksud dari kata-kata tersebut adalah bahwa nilai-nilai dan ide serta gagasan yang terkandung dalam Pancasila merupakan dasar, pandangan hidup serta jati diri bangsa Indonesia itu sendiri.

Sejak dilahirkan, Pancasila telah diikrarkan sebagai dasar negara dan falsafah hidup seluruh bangsa Indonesia. Hal itu akan terus dipertahankan sampai kapan pun. Ideologi Pancasila telah terbukti bisa membawa bangsa Indonesia pada satu persatuan yang kokoh di tengah keragaman suku bangsa dan kelompok yang sangat banyak di negara tercinta ini.

Demikianlah bahasan mengenai pengertian ideologi secara umum, definisi ideologi menurut para ahli beserta jenis-jenis dan fungsi dari ideologi itu sendiri. Silahkan bagikan tulisan bermanfaat ini kepada teman-teman Anda.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *