pengertian komunikasi
pengertian komunikasi

Pengertian Komunikasi Beserta Sejarah, Tujuan Dan Fungsi Lengkapnya

Posted on

Pengertian Komunikasi – Saat kita berbicara dengan seseorang baik menggunakan bahasa verbal maupun non-verbal, chatting di ponsel, menelpon, mengirim SMS dan lain sebagainya, itu adalah termasuk salah satu bentuk komunikasi. Masih banyak contoh lainnya yang menggambarkan sebuah proses komunikasi yang terjadi.

Ilustrasi Komunikasi
Ilustrasi Komunikasi

Di sisi lain, komunikasi tidak hanya terjadi antara menusia saja, tapi juga dilakukan oleh makhluk lain namun komunikasi yang dilakukan oleh makhluk lain tersebut biasanya lebih banyak menggunakan bahasa gerak/isyarat atau non-verbal. Komunikasi bisa juga terjadi antara dua perangkat elektronik yang mengirim dan menerima pesan digital.

 

Pengertian Komunikasi

Di awal tulisan telah disinggung sedikit tentang pengertian komunikasi dalam bahasa sederhananya. Pengertian komunikasi yang lebih spesifik bisa dilihat dari penuturan yang disampaikan oleh para ahli. Berikut beberapa pendapat para ahli pengertian vkomunikasi tersebut:

1. Aristoteles mendefinisikan Komunikasi: “komunikasi adalah usaha yang bermanfaat sebagai alat bagi warga masyarakat untuk bisa berpartisipasi dalam demokrasi.”

2. Barnlund menyatakan bahwa “Komunikasi timbul karena didorong oleh kebutuhan-kebutuhan untuk mengurangi rasa ketidakpastian, bertindak secara efektif, dan mempertahankan atau memperkuat ego.”

3. Prof. Drs. H.A.W berpendapat pengertian “Komunikasi itu adalah hubungan kontak antara manusia baik individu ataupun kelompok.”

4. Sementara itu William I. Gordon mengeluarkan pendapatnya tentang komunikasi sebagai berikut: “Komunikasi secara ringkas dapat didefinisikan sebagai suatu transaksi dinamis yang melibatkan gagasan dan perasaan.”

Dan masih banyak pendapat ahli-ahli lainnya baik dari ahli komunikasi dunia barat maupun ahli komunikasi dari tanah air yang menyatakan pendapatnya tentang pengertian komunikasi.

 

Sejarah Komunikasi

Sejak petama kali makhluk hidup ada di bumi ini, sebenarnya saat itu sudah terjadi komunkasi tapi dalam bentuk yang sangat sederhana. Komunikasi paling awal yang bisa diidentifikasi adalah adanya komunikasi berupa sinyal-sinyal kimia yang berhubungan dengan kebutuhan organis sel makhluk hidup primitif yakni untuk mengirimkan sinyal kimia reproduksi. Dan sejalan dengan perkembangan makhluk hidup melalui proses evolusi, komunikasi sederhana pada makhluk primitif terus berkembang menjadi semakin kompleks seperti yang dilakukan antar manusia sekarang ini.

Dari zaman ke zaman, bentuk komunikasi itu sendiri terus berkembang bersamaan dengan penemuan alat-alat komunikasi. Jika dulunya orang-rang berkomunikasi melalui surat yang langsung diantarkan oleh kurir atau burung pada masa kerajaan kuno misalnya, saat ini sudah berkembang menjadi lebih ringkas dan cepat berkat penemuan pesawat telpon dan alat-alat komunikasi canggih lainnya.

 

Jenis Komunikasi

Komunikasi itu sendiri sangat banyak jenisnya yang bisa dikelompokkan ke dalam beberapa kategori sesuai dengan objek yang melakukan komunikasi, tujuan, cara melakukan, alat yang digunakan dan lain-lain. Selengkapnya silahkan simak di bawah ini.

1. Jenis Komunikasi berdasarkan ruang lingkup

Berdasarkan ruang lingkup, komunikasi dapat dibagi lagi ke dalam dua jenis yaitu Komunikasi Internal dan Komunikasi Eksternal. Komunikasi Internal umumnya dilakukan dalam sebuah organisasi atau perusahaan yang meliputi Komunikasi Vertikal, Horizontal dan Komunikasi Diagonal.

Sementara itu Komunikasi yang berbentuk Eksternal dapat berupa komunikasi yang terjadi antara sebuah organisasi maupun perusahaan dengan pihak luar atau masyarakat banyak. Contoh Komunikasi Eksternal ini diantaranya adalah pameran, konfrensi pers, bakti sosial, promosi dan lain sebagainya.

2. Jenis Komunikasi Berdasarkan Tujuan

Komunikasi yang berdasarkan maksud dan tujuan komunikasi dilakukan diantaranya adalah ceramah, wawancara, memberi perintah dan pidato.

3. Jenis Komunikasi Berdasarkan Perilaku

Komunikasi berdasarkan prilaku terbagi lagi kedalam tiga bentuk yaitu Komunikasi Formal, non-Formal dan Informal. Komunikasi formal lebih sering terjadi dalam sebuah oraganisasi dimana tata cara dalam berkomunikasi sudah ditentukan oleh organisasi yang bersangkutan.

Komunikasi Non-formal adalah komunikasi yang terjadi tidak mengikuti kaedah-kaedah komunikasi formal atau dengan kata lain, komunikasi yang terjadi secara tidak formal.

Di sisi lain, Komunkasi Informal memiliki pengertian suatu bentuk komunikasi yang terjadi yang umumnya topik pembahasan yang dibicarakan tidak berhubungan langsung dengan kebutuhan organisasi.

4. Jenis Komunikasi Berdasarkan Kelangsungan

Menurut cara berlangsungnya, komunikasi itu dibagi kedalam dua bentuk yaitu komunikasi langsung dan tidak langsung. Komunikasi langsung terjadi tanpa adanya alat atau objek perantara misalnya ponsel atau orang tertentu. Sebaliknya komunikasi tidak langsung terjadi melalui perantara seperti alat komunikasi maupun pihak ketiga.

5. Jenis Komunikasi Berdasarkan Cara Menyampaikan

Berdasarkan cara penyampaiannya, komunikasi dapat dibedakan menjadi dua yakni komunikasi lisan dan komunikasi tertulis. Komunikasi lisan terjadi lansung dari mulut ke mulut atau tidak melalui perantara pihak atau objek ketiga.

Sementara komunikasi tertulis dilakukan dengan perantara tulisan. Beberapa contoh komunikasi tulisan adalah spanduk di pinggir jalan, rekalame, koran, majalah dan sejenisnya.

Baca Juga : Pengertian Internet

Fungsi Komunikasi

Komunikasi yang terjadi sudah pasti mempunyai maksud dan tujuan tertentu. Apa sajakah fungsi dari komunikasi itu? Simak selengkapnya berikut.

1. Komunkasi Instrumental

Fungsi dari komunikasi instrumental adalah untuk menghibur, menggerakkan orang untuk mengubah sikap atau prilaku, mengajak, memberitahu dan berfungsi juga untuk mengubah keyakinan seseorang terhadap suatu hal.

2. Komunkasi Ritual

Komunikasi ritual mempunyai fungsi sebagai ‘wadah’ untuk mengajak orang agar berkomitmen pada tradisi, ideologi dan kepercayaan serta agama mereka.

3. Komunikasi Ekspresif

Sesuai dengan nama komunikasinya, komunikasi ekspresif berfungsi untuk mengekspresikan pendapat, perasaan dan hal-hal lain dalam diri. Fungsi komunikasi ekspresif lebih banyak berhubungan dengan masalah hati, pemikiran dan perasaan.

4. Komunikasi Sosial

Komunikasi sosial memiliki fungsi contohnya untuk menghindarikan diri dari berbagai hal-hal negatif. Komunikasi sosial umumnya dilakukan dari orang ke orang dalam kehidupan sehari-hari manusia.

Selain fungsi-fungsi yang telah disebutkan di atas, secara umum kesimpulan dari fungsi komunikasi tersebut adalah:

  • Menambah pengetahuan semakin luas dan merubah sikap dan kebiasaan sehari-hari
  • Mengisi waktu kosong dengan obrolan
  • Mengenal siapa diri kita sendiri
  • Mendapatkan hiburan atau menghibur orang lain yang sedang gundah
  • Tidak terkucilkan dari lingkungan tempat tinggal
  • Membujuk atau bisa juga memaksa orang lain agar berpendapat sepeti yang diharapkan.
  • Mempelajari peristiwa dari lingkungan sekitar
  • Menyampaikan pikiran dan perasaan kepada orang lain
  • Mengajarkan sesuatu yang berguna
  • Mengurangi perasaan was-was dan tegang.

 

Itulah penjelasan lengkap dari komunikasi yang secara rinci telah diuraikan di atas. Bicara tentang komunikasi, dewasa ini kominikasi telah berkembang begitu pesatnya sehingga orang-orang tidak perlu lagi berajak dari tempat duduk untuk melakukan komunikasi dengan orang lain, apakah memalului lisan, teks, foto, emoticon untuk mengungkapkan perasaan yang sedang dirasakan dan berbagai bentuk komunikasi canggih lainnya.

Berkat perkembangan teknologi informasi juga, sekarang manusia sudah bisa melakukan komunikasi secara bertatap muka dengan lawan komunikasinya meskipun melalui perantara sebuah alat seperti ponsel yang dilengkapi fasilitas video call. Bagaimanapun, bentuk komunikasi itu sendiri akan terus dan terus mengalami perubahan atau kemajuan ke arah yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *